Demi Kualitas Air
- 08 November 2011
- Hits: 119
Tiap hari (6 hari dalam seminggu) tidak kurang dari 58 sample air diambil dari berbagai lokasi. Tidak kurang dari 100 Km ditempuh tiap hari untuk mendapatkan sample air. Dari semua waduk sumber air baku, dari semua instalasi pengolah air bersih, dari tangki-tangki distribusi yang berada di bukit-bukit dan dari rumah-rumah pelanggan di kawasan-kawasan pemukiman yang tersebar di seluruh penjuru Batam, hotel, kawasan industri, rumah sakit, pelabuhan, hingga bandara. Sample air yang diambil adalah air baku, air yang sedang dalam pengolahan dan air bersih hasil olahan.
Air baku dari semua waduk diperiksa tiap hari di laboratorium untuk mengetahui kualitas air baku yang akan diolah menjadi air bersih. Standard yang digunakan untuk air baku adalah standard masyarakat Eropa (EC). Hasil pemeriksaan secara fisika, kimia dan biologi akan mempengaruhi proses pengolahan air bersih.
Pemeriksaan air dalam proses pengolahan di instalasi pengolahan air dan air bersih di tangki-tangki distrubusi, di tempat-tempat pelanggan di berbagai jalur distribusi dimaksudkan untuk memantau kualitas air bersih agar memenuhi standard air minum WHO.
Selain mengambil sample air petugas mengamati dan mencatat bebrapa data yang berhubungan dan mempengaruhi hasil pemeriksaan laboratorium. Diantara yang diamati dan dicatat adalah:
- Kondisi cuaca apakah cerah, mendung, hujan, atau gerimis.
- Lokasi kran tempat sample air diambil: dapur, dekat meter air, toilet, wastafel, kamar mandi, hydrant, dekat pompa distribusi, aliran di instalasi.
- Jenis Kran/Pipa : metal/galvanize, plactic (PVC, ABS), ductile iron, Kuningan (bras) emas, lain-lain.
- Keadaan Kran/pipa : tidak berkarat, sedikit berkarat atau sangat berkarat.
Hal lain yang dicatat adalah keadaan fisik air yang diambil sebagain sample, antara lain:
Kekeruhan air : apakah air yang diambil sebagai sample dalam keadaan jernih, sedikit keruh, keruh (buram), atau sangat keruh.
Warna air : Apakah air yang diambil sebagai sample tidak berwarna, kebiru-biruan, kehijau-hijauan, kecoklat-coklatan, kemerah-merahan, kekuning-kuningan, atau hitam.
Bau air : Apakah air tidak berbau, bau kaporit, bau Lumpur, bau amis, bau minyak, bau sabun, dan lain-lain.
Sample air yang telah diambil dari berbagai lokasi selanjutnya diuji secara fisika, kimia dan biologi di laboratorium yang dilengkapi dengan peralatan modern dan staff yang terlatih.
Uji secara laboratorium di maksud kan agar air bersih yang dihasilkan memenuhi standard air minum sebagaimana ditetapkan oleh WHO. Menurut WHO antara lain adalah sebagai berikut:
Standard fisik:
• Turbidity (kekeruhan) : 5 NTU
• Colour (warna) : 15 Hazen
• Odour (bau) : tidak berbau
Standard Kimia:
• pH : 6.5-8.5
• T-Hardness : 500 mg/lt
• Iron (Fe) ; 300 ig/lt
• Mangaanese (Mn) : 100 ig/lt
• Ammonia : 1.5 mg/lt
• Chloride : 250 mg/lt
• Aluminium Residual : 200 ig/lt
• Total residual chloride : tidak ada ketentuan
• Total residual chloride : tidak ada ketentuan
Standard Biologis:
• Total coliform : 0 MPN/ 100 ml
• Faecal Coliform : 0 MPN/ 100 ml
• E-Coli : 0 MPN/ 100 ml
Kualitas air baku waduk di Batam dipengaruhi oleh kualitas lingkungan sekitar waduk. Pada umumnya waduk-waduk di Batam menghadapi masalah yang sama : rusaknya hutan resapan, menjamurnya rumah liar, alih fungsi hutan resapan sekitar waduk menjadi kawasan hunian dan niaga, dan sedimentasi waduk.
Makin buruk kualitas lingkungan menyebabkan makin buruknya kualitas air baku. Makin buruknya kualitas air baku membuat pengolahan air baku harus dilakukan lebih intensif, begiru juga dengan uji laboratorium yang dilakukan.petugas mengambil sample air baku dan air bersihakan makin sibuk begitu juga dengan petugas pemeriksaan di laboratarium.
Dalam kehidupan sehari-hari sering dijumpai air bersih berbau kaporit. Dalam proses pengolahan air bersih yang diterapkan di banyak daerah dan negara, kaporit atau chlorine ditambahkan pada tahap akhir prases pengolahan air bersih. Kaporit berfungsi sebagai disinfectant pembunuh bakteri atau kuman yang ada dalam air bersih. Kaporit ditambahkan dengan jumlah yang terukur dengan cermat sesuai dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah. Pembubuhan kaporit membuat air aman untuk dikonsumsi, tetapi bila bau kaporit tidak dapat ditolerir, dapat dihilangkan dengan mendiamkan air selama bebrapa saat.
Meskipun jarang terjadi, namun mungkin air bersih yang mengalir dirumah pelanggan bias tiba-tiba berwarna coklat. Hal ini terjadi akibat gangguan jaringan distribusi antara lain :
• Terjadinya perbedaan tekanan air secara tiba-tiba
• Timbunan karat pada pipa galvanis yang masih ada di beberapa tempat dan rumah pelanggan
• Pembersihan pipa (scouring) atau penggelontaran.
• Keadaan darurat
Bila terjadi perbaikan atau pemeliharaan instalasi air bersih akan diberitahukan terlebih dahulu lewat radio maupun Koran local kecuali bila terjadi kedaan darurat yang harus dilakukan tindakan segera. (ATB)




