Sambungan Ilegal, Merugikan Kita
- 08 November 2011
- Hits: 102
Jumlah kehilangan air untuk suatu system penyediaan air bersih biasanya dinyatakan dalam persen total praduksi air. Menurut lembaga afiliasi penelitian dan industri-industri Teknologi Bandung (2000), kehilangan air sebesar 12% diyakini sebagai kehilangan air teknis yang tidak mungkin bias dikurangi karena kebocoran sebesar itu merupakan kebocoran akibat sambungan pipa, tetesan air pada kran, meter air, dan sebagainya.
Kehilangan air dapat terjadi karena kebocoran, baik karena kerusakan pipa maupun karena pencurian. Kerusakan pipa terjadi karena pipa sudah usang dan berkarat sehingga air merembes keluar. Di beberapa tempat masih ada pipa galvanis yang dipasang lebih dari sepuluh tahun yang lalu ketika air bersih di Batam masih dikelola otorita. Pipa-pipa baru saat ini tidak lagi menggunakan bahan galvanis yang mudadberkarat tetapi menggunakan pipa PE. Kerusakan pipa dapat juga terjadi karena pecahnya pipa akibataktivitas disekitarnya, misalnya pipa pecah karena penggalian lahan untuk suatu proyek. Batam adalah daerah yang tengah berkembang, di sana-sini banyak pekerjaan proyek yang tengah dilakukan, tidak jarang penggalian tanah dengan alat-alat berat menyebabkan kerusakan pada pipa distribusi air dan menyebabkan kebocoran.
Sambungan Ilegal
Kebocoran pada pipa distribusi juga bias terjadi karena pencurian air, malah biasa dikatakan sepertiga dari kehilangan air terjadi karena pencurian. Di Batam pencurian air terjadi karena penyambungan tanpa meteran di perumahan-perumahan. Sejak sepuluh tahun yang lalu banyak perumahan yang dibangun di Batam tetapi tidak semuanya segera berpenghuni, ada yang karena belum laku atau karena tidak dihuni. Ketika kemudian rumah-rumah itu berpenghuni banyak yang menyambungkan sendiri pipa air tersebut tanpa meter untuk mendapatkan air bersih. Penyambungan secara illegal juga dilakukan oleh para pelanggan air dengan menyambungkan pipa sebelum meter agar pemakaian air tidak tercatat meter. Begitu juga dengan kasus-kasus pencurian air yang dilakukan pelanggan dengan cara memanipulasi meteran air, baik pelanggan kecil atau pelanggan besar.
Pencurian air di Batam juga terjadi di pemukiman bermasalah (rumah liar). Pemukiman bermasalah terbesar di banyak temapat di Batam. Masyarakat yang tinggal di rumah-rumah liar pada umumnya menggantungkan kebutuhannya pada air sumur. Ketika musim kemarau dating dan hujan tidak turun selama berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan sumur-sumur tersebut mongering. Masyarakat yang tinggal di pemukiman bermasalah harus mencari sumber air lainnya. Banyak kejadian menunjukkan angka kebocoran pipa meningkat pada musim kemarau dan bukan kebetulan bila angka kebocoran banyak terjadi pada pipa-pipa distribusi yang melintasi pemukiman-pemukiman bermasalah. Hingga saat ini banyak penyambungan illegal yang telah ditertibkan.
Merugikan Kita Semua
Akibat dari kebocoran dan penyambungan illegal adalah berkurangnya tekanan air dalam pipa distribusi. Akibatnya aliran air yang mestinya berjalan lancer menjadi terganggu. Penyambungan liar yang dilakukan dengan melubangi pipa distribusi selain menyebabkan banyak air terbuang juga mempengaruhi kualitas air dalam pipa distribusi. Kerugian lainnya adalah meningkatnya beban biaya yang harus ditanggung oleh perusahaan penyedia air bersih dan oleh para pelanggan resmi
Kehilangan air dalam system penyedia air bersih baik karena kebocoran atau penyambungan illegal terus di pantau secara sistematis, akan tetapi peran serta masyarakat amat dibutuhkna. Laporan-laporan masyarakat tentang adanya kebocoran dan sambungan liar amat dibutuhkan. Banyak warga masyarakat yang melapot ada nya kebocoran pipa atau sambungan illegal melalui telepon, sms, bahkan menggunakan media cetak, dan radio. Laporan yang akurat dan tepat tentu akan sangat membantu. Tetapi kadang laporan tidak cukup detail dan akurat terutama tentang lokasi kebocoran dan sambungan illegal sehingga justru malah merepotkan petugas lapangan.
Bila anda menjumpai adanya kebocoran atau sambungan illegal, segera hubungi kantor layanan pelanggan, Komp. Batam Centre Square Blok D 2-5 Jl. Engku Putri, Batam Centre 29461 telepon (0778) 465566, atau telepon ke Call Centre (0778) 467111 . informasi yang tepat dan akurat pasti akan membantu kita semua. (ATB)




