Adhya Tirta Batam

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) English French Russian Spanish

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel

Berita dan Peristiwa

Ketika Donor Darah Menjadi "Budaya" di ATB

Program Peduli Kesehatan ATB di 2011 

KAMIS (27/10) lalu ATB menggelar program donor darah massal bertempat di Mega Mall Batam Centre.  Program bertajuk  ATB Peduli Kesehatan ini merupakan program donor darah yang ke-3 dilakukan secara terjadwal pada tahun kerja 2011 ini. Pada kesempatan itu terkumpul 62 kantong darah.

Sejak dilakukan secara rutin dan terjadwal mulai 2009 lalu, donor darah kini menjadi salah satu "budaya" baru bagi karyawan-karyawati ATB. Banyak diantara karyawan, yang sebelumnya belum pernah melakukan donor darah, tapi saat ini menjadi bagian dari rutinitas. Dimana, setiap kali ada acara donor darah, mereka tidak lagi pernah luput untuk ambil bagian. {nice1}

 Seperti diketahui, ATB dalam menggelar donor darah ini adalah bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam. Program ini dilakukan setiap 3 bulan sekali, atau minimal sebanyak 3 kali dalam setahun, yaitu diikuti oleh karyawan-karyawati ATB dari jabatan top manajemen hingga karyawan terenda.

Bagi ATB, program donor darah ini juga merupakan bagian dari program  kepedulian sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang dilakukan ATB secara berkesinambungan.

Perlu anda ketahui, sekilas tentang donor darah (sebagai dilansir wikipedia), bahwa untuk dapat mengikuti donor darah,  seorang pendonor haruslah memenuhi persyaratan sebagai berikut :

  • calon donor harus berusia 17-60 tahun, 
  • berat badan minimal 45 kg, 
  • tekanan darah 100-180 (sistole) dan 60-100 (diastole), 
  • menandatangani formulir pendaftaran,
  • lulus pengujian kondisi berat badan, hemoglobin, golongan darah, dan pemeriksaan oleh dokter, 
  • untuk menjaga kesehatan dan keamanan darah, calon donor tidak boleh dalam kondisi atau menderita sakit seperti alkoholik,  penyakit hepatitis, diabetes militus, epilepsi, atau kelompok masyarakat risiko tinggi mendapatkan AIDS serta mengalami sakit seperti demam atau influensa, baru saja dicabut giginya (kurang dari tiga hari), pernah menerima transfusi kurang dari setahun, begitu juga untuk yang belum setahun menato, menindik, atau akupunktur, hamil,  atau sedang menyusui.   (*by:corporate communications/ms)
 
 
You are here: Home Berita Berita dan Peristiwa Ketika Donor Darah Menjadi "Budaya" di ATB