Berita dan Peristiwa
16 Tahun ATB, Semakin Dekat Dengan Anda
- 15 November 2011
- Hits: 218

TANGGAL 15 November 2011 ATB kembali merayakan ulang tahunnya yang ke-16. Tahun demi tahun yang dilalui, ATB selalu mencoba melakukan perbaikan sehingga pelayanan yang diberikan kepada masyarakat semakin lebih baik. Memasuki usianya yang ke 16, beberapa kemajuan telah berhasil diraih ATB, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:
Kuantitas, Kualitas, Kontinuitas
Kuantitas, Kualitas, Kontinuitas (3K) adalah sesuatu yang mutlak yang harus diberikan oleh perusahaan layanan publik terlebih bagi ATB sebagai perusahaan air minum. {nice1}
Berbicara kuantitas, sejak bulan Maret 2010 dengan dioperasikannya DK IV Duriangkang, ATB kini telah mampu meningkatkan kapasitas produksi air menjadi 3535 ltr/dtk. Dengan kapasitas tersebut artinya kapasitas ATB telah lebih 20 % dari estimasi kebutuhan penduduk saat ini.
Manfaat dengan beroperasinya DK IV langsung terasa oleh masyarakat, terutama yang berdomisili di wilayah Batu Aji,Sagulung dan Tanjung Uncang. Sejak bulan Maret keluhan warga terhadap Suplai air didaerah tersebut, langsung menurun drastis, dan bahkan menghilang. Saat ini kecuali karena sedang melakukan perbaikan atau pemeliharaan, ATB nyaris tidak pernah mengalami keluhan gangguan Suplai air.
Selanjutnya adalah kualitas. Dari sisi kualitas ATB telah lama dan selalu menjaga kualitas air yang dihasilkannya. Selain sudah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan, ATB juga telah memenuhi standar yang ditentukan oleh WHO.
Pencapaian ATB dalam masalah kualitas air juga semakin dikuatkan dengan hasil riset AC Nielsen pada 2009 yang memperlihatkan 89 % responden pelanggan ATB menyatakan puas dan sangat puas dengan kualitas air ATB
Yang terakhir adalah kontinuitas. Meski kuantitas dan kualitas sudah terpenuhi, bukan berarti kontinuitas dalam mengelola air menjadi gampang. Karena kontinuitas, berarti terkait dengan infrastruktur, dan manajemen distribusi, dan teknologi.
Kesemuanya akan membutuhkan proses penyempurnaan yang lama dan memakan biaya. Tetapi ATB selalu memiliki komitmen untuk mewujudkannya. Salah satunya dapat dilihat dari beberapa proyek besar yang dilakukan ATB pada semester akhir 2011.
Proyek Pipa Transmisi Tembesi –Tanjung Uncang, Baloi- Bukit Senyum, Sukajadi- Simpang Jam, dan bahkan tangki reservoir raksasa Batu Aji. Keseluruhan proyek tersebut adalah bentuk nyata komitmen ATB untuk menjaga kontinuitas Suplai air ke pelanggan
Semakin Dekat dengan Masyarakat
ATB saat ini juga telah membuktikan bahwa sebagai perusahaan ATB bukan hanya berorientasi kepada kinerja dan bisnis, tetapi juga kepedulian pada masyarakat. Berbagai kegiatan CSR senantiasa dilakukan bagi masyarakat Batam.
Berbagai bentuk kegiatan kepedulian ATB bisa dilihat seperti Peduli Pendidikan, yang memberikan 35 paket beasiswa prestasi untuk tingkat SLTA Negri dan 7 paket beasiswa untuk perguruan tinggi di Batam. Sedangkan untuk SD & SLTP ATB menghadirkan cerdas cermat
.
Kepedulian sosial ATB yang lain adalah dengan memberikan bantuan bagi masyarakat Batam, seperti santunan bagi anak yatim piatu, bantuan pengobatan bagi penderita penyakit berat yang tidak mampu, kurban sapi setiap Idul Adha, hingga pembagian sembako
Dibidang olahraga ATB juga memperlihatkan kepeduliannya dengan menggelar ATB Cup Futsal Tournament & ATB 10 K setiap tahunnya. Untuk 2011 ATB bahkan berkolaborasi dengan Pemko untuk menggelar ATB Batu Ampar 10K
Sebagai bentuk kepedulian lingkungan, setiap tahun ATB juga selalu melakukan penanaman 1000 pohon setiap tahun yang dilengkapi lagi lomba karya tulis mengenai lingkungan bagi pelajar. Tidak lupa untuk kesehatan, ATB selalu menggelar donor darah 3 x setahun, dan ratusan kantung darah berhasil dikumpulkan untuk didistribusikan oleh PMI.
Berbagai kegiatan CSR ATB diatas membuktikan, bahwa ATB kini bukanlah hanya sekedar perusahaan air minum saja, tetapi ATB adalah perusahaan yang selalu berusaha untuk dekat dengan pelanggan, dekat dengan masyarakat, dekat dengan anda!
Ketersediaan Air Baku
Meski saat ini kapasitas produksi ATB telah melebihi kebutuhan saat ini sekitar 20 %, bukan berarti tidak akan ada kendala yang mengancam. Sebagai kota industri dengan tingkat pertumbuhan penduduk rata rata 10 % per tahunnya, membuat kebutuhan Suplai air terus bertambah.
Kelebihan kapasitas produksi 20 % ini akan berubah menjadi kekurangan pada 2015, karena kondisi Batam yang tidak memiliki sungai sebagai mata air. Sebagaimana kita ketahui bersama seluruh Suplai air di Batam mengandalkan kepada waduk waduk yang dibangun untuk menampung hujan
Tetapi kondisi ini tentunya akan dapat diatasi, jika Pemerintah, ATB, dan masyarakat bekerja sama dalam mengantisipasinya. Pemerintah dengan cara menjaga ketersediaa air baku, seperti melalui pembangunan waduk . ATB dengan cara membangun infrastruktur pengelolaan dan pendistribusian air untuk mengejar pertumbuhan penduduk. Masyarakat dengan cara membangun budaya hemat air.
Dengan kesadaran bersama dari setiap komponen masyarakat terhadap bagaimana kondisi nyata dari Suplai air di Batam, mudah mudahan segala ancaman permasalahaan air kedepan mampu diatasi. (corporate commmunications/enriqo moreno)




