Adhya Tirta Batam

Indonesian Arabic Chinese (Simplified) English French Russian Spanish

Font Size

Profile

Menu Style

Cpanel

Berita dan Peristiwa

Wali Kota: Saya Menolak Kenaikan Tarif Air

Source : Batam Pos. edisi Sabtu 09 Juli 2011

WALIKOTA Batam, Ahmad Dahlan menyatakan menolak kenaikan tarif air bersih di Batam.  Kenaikan yang ditandatangani bersama PT Adhya Tirta Batam (ATB) dan Badan  Pengusahaan Batam, menurut Dahlan, adalah tindakan sepihak dan tidak promasyarakat.

“Secara tegas, saya tidak setuju itu (tarif air) naik,” ujar Dahlan kepada Batam Pos di sela  acara peninjauan Rumah Sakit Santa Elisabeth Batam di Sagulung, Jumat (8/7).  “Keputusan kenaikan itu sepihak dan tidak promasyarakat,” katanya menegaskan.

Selain tidak setuju kenaikan tarif, Dahlan juga menyatakan keterlibatan Kepala Bagian Bina  Program Ismeth Djohar dan staf Dinas Pekerjaan Umum Yayan Nur Ikhsan dalam  pembahasan kenaikan, tanpa sepengetahuannya. Keduanya ikut dalam tiga kali  pembahasan sejak 21 Maret sampai 25 Mei lalu, di Batam dan Jakarta.

“Keberadaan staf saya dalam pembahasan kenaikan tarif selama tiga kali itu, saya belum  tahu, saya belum mendapat laporan. Jawaban saya jelas, mohon dicamkan sama media,”  ujar Dahlan.

Dahlan mengatakan, sejak berita kenaikan tarif air ATB muncul di berbagai media di Batam  sepekan terakhir, dan adanya pernyataan staf Dinas PU kepada anggota Komisi III bahwa  Wali Kota mengetahui keberadaan mereka dalam pembahasan kenaikan tarif air, Dahlan  tetap menyatakan belum menerima laporan.

PMII Turun ke Jalan

Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Batam menolak rencana kenaikan tarif air itu  dengan turun ke jalan. Mereka membagikan selebaran berisi penolakan dan membagikan  air mineral kemasan ke pengendara di Simpang Jam, Jumat (8/7).

“PMII Batam menolak keras kenaikan tarif air ATB. Sebab, kenaikan tersebut tak rasional.  Pada 2010 lalu ATB sudah menaikkan tarif air sebesar 18 persen. Masa tahun ini dinaikkan  juga,” ujar Sekretaris Umum PMII Batam Bosar Hasibuan.

Selain alasan itu, Bosar mempertanyakan pengakuan Wali Kota Batam, Ahmad Dahlan,  bahwa ia tak tahu tarif air ATB akan naik. “Sekelas Wako masa tak tahu ada gejolak  kenaikan tarif air ATB di masyarakat,” katanya.

Sementara Ketua Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Kepri, Zacki  Setiawan menyatakan, ATB belum pantas menaikkan tarif air ke masyarakat. Naiknya tarif  air ATB, kata Zacki, akan berimbas pada naiknya kebutuhan lainnya. Apalagi bulan depan  memasuki bulan Ramadan, harga seluruh kebutuhan pokok juga akan naik, karena baiknya permintaan dan konsumsi warga. (cha/gas)

 
 
You are here: Home Berita Berita dan Peristiwa Wali Kota: Saya Menolak Kenaikan Tarif Air