Berita dan Peristiwa
Penghargaan PLN Batam untuk ATB
- 11 January 2011
- Hits: 159
Perusahaan Pengguna Energi dan Pembayar Tagihan Listrik Terbesar tahun 2010
BATAM - ATB memperoleh 2 (dua) penghargaan (award) sekaligus dari PLN Batam, yaitu sebagai pengguna energi listrik terbesar serta perusahaan pembayar tagihan listrik terbesar sepanjang tahun 2010. Penghargaan ini diserahkan manajemen PLN Batam kepada ATB di BOD Meeting Room, Kantor ATB Batam Centre, Senin (10/01) pagi.
Sejumlah direksi PLN Batam hadir dalam penyerahan award ini. Antara lain Direktur Teknik M. Tagor Sijabat, Direktur Keuangan Ardian Cholid, Deputi Direktur Konstruksi Bambang Urip, Manajer Divisi Pelayanan Fadjar Utomo, Manajer Humas Akbaril serta beberapa staff PLN lainnya.
Sementara dari ATB dihadiri oleh Presiden Direktur Graham Fairclough, Head Operation William Solary, Corporate Communications Manager Enriqo Moreno, Production Manager Yudo Listiyanto, Purchasing Manager Yosfialsyah Sofyan, Project Manager Krisna Danarto.
Listrik Bagian Penting Operasional ATB
Graham Fairclough di depan manajemen PLN Batam dan sejumlah wartawan mengatakan, PLN menjadi bagian penting dalam operasional ATB. Listrik PLN menjadi sumber energi utama bagi ATB dalam mengoperasikan sistem instalasi pengolahan air.
"Saya berharap, kerjasama ini semakin lebih baik di masa mendatang," kata Graham, disela-sela seremoni sederhana penyerahan penghargaan itu.
Lebih dari Rp55 Miliar Setahun
ATB memang pantas meraih penghargaan dari PLN Batam. Ini bukan tidak beralasan, yaitu dengan kontribusi ATB yang membayar lebih dari sekitar Rp55 miliar setahun (2010) untuk pembayaran tagihan listrik ke PLN Batam. Tagihan sebesar Rp55 miliar adalah berbanding lurus dengan kebutuhan listrik bagi ATB untuk mengoperasional sejumlah instalasi seperti Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan lainnya. Sesuai data PLN Batam bahwa ATB adalah pengguna energi listrik terbesar.
Seperti dijelaskan William Solary, saat ini kapasitas daya terpasang listrik PLN Batam di instalasi ATB adalah sekitar 12.000.000 (baca dua belas juta) VA. Angka ini setara untuk kebutuhan daya terpasang bagi sekitar 10 ribu unit rumah penduduk (@ I = 5 A)
Bahkan kata William, setelah IPA DK IV (yang kini sedang dalam proses pembangunan) dioperasikan sekitar April 2011 mendatang, kapasitas daya listrik terpasang ATB akan kembali meningkat menjadi 13.500.000 VA. PLN sendiri komit untuk dapat menyediakan tambahan sumber daya itu untuk memenuhi kebutuhan ATB.
Untuk menggerakkan sistem instalasi sepanjang 2010 ATB mengkonsumsi sekitar 4,5 juta KWh per setiap bulannya.
Teknologi Baru untuk Efisiensi Konsumsi Listrik
Dibandingkan dengan biaya operasional lainnya, sebanyak 31 % dari total biaya operasi ATB adalah untuk kebutuhan listrik ATB. Karena itu, kata William, ATB akan senantiasa melakukan upaya-upaya yang dapat mengefisienkan penggunakan daya listrik. Antara lain dengan mengoptimalkan skema regime operasi, dan menggunakan teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi penggunaaan listrik.
Sebagai contoh seperti penggantian motor pompa distribusi serta penggunaan pompa yang tepat di IPA Duriangkang Tahap III, sehingga mampu menekan pemakaian listriknya hingga 25% lebih effisien dibandingkan dengan sebelumnya.
ATB juga menerapkan sistem distribusi ke pelanggan dengan skema gravitasi melalui pengadaan kontruksi tangki-tangki reservoir ukuran raksasa yang dibangun diatas bukit.
Disisi lain, dalam menjalankan operasional pelayanan pengolahan air di Batam, ATB berharap agar PLN dapat menjamin kehandalan suplai listrik ke seluruh IPA ATB yang ada, termasuk menjamin kehandalan tegangan listrik sehingga usia pakai instalasi ATB akan menjadi lebih terjamin.
"Suplai listrik ke IPA ATB (khususnya IPA Duriangkang) harus menjadi perioritas," jelas William. Ini tidak lain karena IPA Duriangkang Duriangkang (apalagi dengan dioperasikannya Tahap IV) akan menjadi sumber utama yaitu lebih dari 60% untuk kebutuhan suplai air bagi masyarakat di Pulau Batam.
Sementara itu, dalam pertemuan dengan ATB manajemen PLN berkomitmen untuk menjamin kehandalan suplai listriknya, termasuk soal kualitas tegangan listrik. PLN juga berjanji akan menjaga kehandalan listrik terutama untuk IPA Duriangkang, sesuai dengan harapan ATB. (ATB/Corporate Communications/MS)




