ATB Dalam Berita
Pembangunan Pipa Transmisi "Raksasa" DN800 mm Sepanjang 4,8 kilometer Dimulai
- 15 September 2010
- In Arsip Berita
Diskusi disela-sela Inspeksi Lapangan Proyek Pipa Transmisi Beringin-Tembesi
BATAM - Pekerjaan pembangunan jaringan pipa transmisi "raksasa" DN800 mm sepanjang 4,8 kilometer milik PT Adhya Tirta Batam (ATB) dari Simpang Beringin (Simpang Panbil) Mukakuning ke Tembesi Batuaji dimulai. CV Ishaq Kontraktor selaku kontraktor pelaksana (atau pemenang tender) pekerjaan telah membangun pancang-pancang penanda di sepanjang jalur posisi pipa yang akan dibangun.
"Kami akan komit menyelesaikan pekerjaan ini (pemasangan jaringan pipa,red) sesuai batas waktu yang diberikan ATB," kata Direktur CV Ishaq Kontraktor, Johnson Silaban disela-sela koordinasi survei lokasi, pekan lalu.
Sekedar informasi, pekan lalu manajemen dan tim teknis ATB dipimpin oleh Project Construction Manager Krisna Danarto, bersama dengan pelaksana proyek serta pihak-pihak terkait seperti perwakilan pemerintah dan pihak-pihak berkepentingan lainnya, telah melakukan inspeksi lapangan untuk kordinasi perihal pekerjaan proyek pipa tersebut.
Hadir dalam inspeksi tersebut perwakilan dari Bangjalban BP Batam, Kantor Pengelolaan Air dan Air Limbah BP Batam, Pertamanan dan Estetika BP Batam, Dirbang BP Batam, Dirpam BP Batam, Dinas PU Pemko Batam, PT BIC, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Batam, PT PGN, Tbk Batam, Pt Telkom Batam, PT Indosat, Tbk Batam, PT Telkomsel Batam, PT XL Axiata, Tbk Batam serta PLN Batam.
kehadiran para pihak terkait ini sangat penting, apalagi dalam hubungannya bahwa proyek pemasangan pipa ini dipastikan akan menyentuh atau bersinggungan dengan insfrastruktur lain yang sebelumnya telah terbangun di jalur pemasangan pipa ini. Seperti pipa gas, kabel listrik bawah tanah PLN, kabel telepon dan lainnya.
"Karena itu koordinasi ini sangat diperlukan," ujar Krisna Danarto.
Secara umum jaringan pipa DN 800 mm sepanjang 4,8 kilometer ini akan dibangun dibawah tanah. Hanya pada daerah-daerah tertentu saja yang akan dibangun diatas tanah. Dengan demikian diperlukan penggalian tanah hingga kedalaman diatas 2 (dua) meter atau lebih sesuai kebutuhan.
Seperti diketahui bahwa proyek jaringan pipa yang pekerjaannya berbiaya sekitar US $ 550,000 ini ditujukan untuk meningkatkan kapasitas suplai air ke daerah pelanggan Batuaji, Sagulung dan Tanjung Uncang yang terus meningkat dari waktu ke waktu.
Secata teoritis pipa tranmisi/distribusi dengan diameter DN800 milimeter adalah mampu mengalirkan suplai air bersih dengan kapasitas sekitar 700 liter per detik. Jumlah tersebut setara untuk menyanggupi kebutuhan suplai air bagi sekitar 86.000 (delapan puluh enam ribu) sambungan rumah tangga. Dengan acuan bahwa setiap sambungan menkonsumsi air sebesar 21 m³ kubik bulan. (ATB/Corporate Communication/MS)


