Wed, 19 Jun 2019
Selamat Datang di Website PT. Adhya Tirta Batam (ATB)
Jajaran direksi, manajemen dan seluruh karyawan PT ATB mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa ramadan 1440 Hijriah.
Level Air Waduk Sei Harapan Membaik, Water Rationing Berakhir Pada Awal Juni
Pembayaran tagihan air ATB bisa dilakukan di Alfamart, Indomaret serta Bank Bukopin
Layanan ATB Mobile hadir di Pasar Mega Legenda, pasar Sei Harapan, Pasar BBC Dapur 12, pasar Fanindo Tanjung Uncang.
Bayarlah tagihan anda sebelum tanggal 20 setiap bulannya agar terhindar dari denda keterlambatan dan penghentian aliran air bersih.

Info Grafis

Aset Konsesi ATB dengan Pemerintah Dicuri Oknum

Dipublikasikan Pada : 15-MAY-2019 09:06:13,   Dibaca : 592 kali

Pipa distribusi ATB diduga digali dan diambil secara ilegal oleh oknum tak bertanggung jawab. Pipa steel berdiameter 400mm dengan panjang 800 meter, merupakan aset konsesi ATB dengan pemerintah.

Tak tanggung tanggung, percobaan pencurian pipa yang berlokasi di area tangkapan air waduk Duriangkang atau berada tepat diseberang pemadam kebakaran Mukakuning, menggunakan alat berat untuk menggali pipa.

"Manajemen ATB mempertanyakan bagaimana pipa sebesar itu bisa diambil, disana ada lengkap dengan alat berat crane dan escavator, ini sudah termasuk tindakan ilegal dan harus diusut," ujar Maria Jacobus, Head of Corporate Secretary ATB, Selasa (14/5).

Daerah tersebut lanjut Maria merupakan, area proteksi untuk ketersediaan air baku yang seharusnya bebas dari aktifitas yang dapat mengganggu area Dam. ATB menyayangkan lemahnya pengawasan pemerintah menjaga daerah Dam yang ada di Batam.

"Wilayah tersebut merupakan proteksi untuk ketersedian air baku yang seharusnya di jaga. Bagaimana perlindungan air bakunya, orang bisa bebas masuk tanpa ada pengawasan. Sisi lain ATB tentu lebih peduli terhadap pemerintah dalam melindungi daerah tangkapan air," tegas Maria.

Seperti diketahui, pipa yang digali merupakan inventaris pemerintah (BP Batam) yang disewakan kepada ATB selaku pengelola air bersih di Batam pada tahun 2001 untuk dioperasikan. Belum diketahui apa tujuan dan motif dari penggalian pipa yang dilakukan oleh sejumlah oknum tersebut.
 
Saat ini ATB berkoordinasi dengan pihak BP Batam untuk menindaklanjuti kegiatan ilegal ini.
ATB berharap tidakan ini akan ditindaklajuti dan diproses secara hukum yang ada.

Lebih dari itu, siapapun pelakunya harus melakukan pemasangan kembali pipa yang telah digali, serta wajib melakukan reboisasi atas kerusakan hutan resapan air yang ditimbulkan. (Corporate Secretary)



Copyright © 2016 Adhya Tirta Batam. All Rights Reserved. Situs didesain oleh Internal Developer PT. Adhya Tirta Batam